Minggu, 11 November 2012

Inilah Game 3D Horor Karya Anak Bangsa

BANDUNG – Kesan horor yang identik dengan film-film di Indonesia kini mulai merambah dalam bentuk game.

Digital Happiness Games & Interactive, pengembang game asal Bandung menciptakan game berbasis
3D mengusung tema horor yang menampilkan kesan seram, angker dan penuh dengan kejutan.

Rachmad Imron, Game Producer dari judul game DreadOut ini menjelaskan, awalnya game ini diadopsi untuk game mobile setahun yang lalu. Namun, mereka menghentikkan pengembangan untuk platform mobile, kemudian beralih ke PC.

"Kami ingin buat game tetapi dengan global experience dan dengan cita rasa Indonesia. Apalagi horor paling dekat dengan Indonesia, karena kita semua tentu punya pengalaman spiritual," jelas Rachmad.

Menurutnya, selama ini gamer PC di Indonesia yang menyenangi game bernuansa horor, selalu diterpa dengan suasana latar belakang tempat maupun budaya luar. Game ini diharapkan menjadi angin segar dengan mengangkat nuansa horror di Tanah Air.

Game DreadOut didukung mesin game Unity, menampilkan tokoh utama, yakni siswa SMA bernama Linda yang menemukan sebuah tempat angker di area perbukitan.

Ia akan menjelajah dan menemukan penampakan mistis serta kemampuan menggunakan kamera yang digenggamnya untuk mengabadikan objek misterius tersebut.

Saat ini game masih berada dalam tahap pengembangan. Sekira Desember 2012 diharapkan akan rampung, untuk kemudian dilakukan penjajalan game secara keseluruhan.

Menurut Rachmad, game ini memiliki 4 chapter. Setiap chapter akan memiliki tingkat kesulitan permainan yang berbeda.

Game yang dibesut Digital Happiness Games & Interactive ini kabarnya tidak mengusung spesifikasi PC yang tinggi. "Spesifikasi kita bisa setting, sekelas pentium 4 masih mampu menjalankan permainan ini. Kami akan coba terus bikin game yang lebih bagus, semoga game kami bisa diterima," pungkasnya.

Seperti diketahui, pengembang game asal Bandung ini sebelumnya telah bergelut dalam dunia animasi. Mereka pun telah menjadi bagian dari tenant di Bandung Digital Valley.

Dirasakannya dengan didukung fasilitas di Bandung Digital Valley, karyanya bisa dikembangkan secara lebih optimal. Terlebih dihadirkannya mentor yang memberikan pelatihan secara berkesinambungan.

Sabtu, 10 November 2012

Satu lagi karya anak bangsa (pindad.com)


Komodo,Kendaraan Tempur Teranyar Buatan Negeri Sendiri

BANDUNG - Tanpa banyak gembar-gembor, PT Pindad yang selama ini lebih dikenal sebagai produsen senjata api standar
TNI ternyata sudah mulai memroduksi kendaraan tempur jenis Rantis atau kendaraan taktis. Kendaraan yang mirip paduan truk dan panser ini dinamai sesuai hewan khas Indonesia yaitu Komodo.


Kini PT Pindad bahkan sedang memproduksi enam unit Komodo pesanan Kopassus, TNI AD dan Brimob Polri. “Sekarang sedang kami produksi keenamnya dan ditargetkan 5 Oktober sudah selesai,” kata Manajer Pengembangan Produk PT Pindad, Sena Maulana yang memajang desain buatannya di RITech Expo 2012 di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Kamis (9/8/2012).

Prototipe Komodo dipajang bersama berbagai armada lainnya seperti panser Anoa seri terbaru Pindad, roket RX-550 buatan Lapan, beberapa mobil listrik dan lain-lain di halaman Gedung Sabuga. Enam unit pesanan itu yakni dua Komodo varian pendobrak untuk 10 personil pesanan Kopassus, tiga Komodo varian Armoured Personnel Carrier (APC) atau pembawa pasukan untuk 10 personil untuk Brimob dan satu versi pengangkut/peluncur rudal antiserangan udara Mistral untuk TNI AD.


Desain teknis Komodo. Sepintas bentuknya mirip Humvee, kendaraan taktis serba guna andalan tentara AS. (www.pindad.com)
Komodo ini, ujar Sena, berfungsi mengintai kondisi jalan dan alam sekitar, kondisi penduduk setempat, kondisi cuaca, atau kekuatan musuh dengan kondisi medan berat seperti jalan berlumpur, berpasir, serta bergunung-gunung, dan mampu menerjang tanjakan 31 derajat dan kemiringan sisi 17 derajat. Komodo seberat 4 ton dan berdaya jelajah 450 km ini ujarnya, selain engine, seluruhnya buatan Pindad yang selesai prototipenya sejak Maret 2012 dan bisa dipesan dan dimodifikasi sesuai keinginan.


Selain Komodo, Pindad juga mengeluarkan versi terbaru dari Anoa, panser angkut pasukan berpenggerak enam roda yang sebelumnya sudah selesai diproduksi sebanyak 150 unit untuk TNI, yang 13 di antaranya dipesan untuk misi perdamaian PBB di Lebanon.

Jumat, 09 November 2012

Sentilan Sosial

INDONESIA PUNYA SIAPA?


BANGUN tidur anda minum apa? AQUA ? (74% sahamnya milik Danone prsh Perancis) atau TEH SARIWANGI (100% saham milik Unilever Inggris). MINUM SUSU merk SGM (milik Sari Husada yg 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda).

LALU MANDI menggunakan sabun LUX dan sikat gigi dengan pasta gigi PEPSODENT (Unilever, Inggris). MAKAN PAGI dengan beras impor dari Thailand, GULA nya jg impor

.

SANTAI SEJENAK, usai makan rokoknya Sampoerna (97% saham milik Philip Morris Amerika).
......
KELUAR RUMAH naik motor/mobil buatan Jepang, Cina, India, Eropa tinggal pilih. SETIBANYA DI KANTOR: nyalain AC buatan Jepang, Korea, Cina. GUNAKAN komputer dan HAND PHONE ( dengan operator Indosat, XL, Telkomsel semuanya MILIK ASING: Qatar, Singapura, Malaysia).

KALAU BELANJA di CARREFOUR (punya Perancis) kalau begitu KE ALFA (75% sahamnya Carefoure). BAGAIMANA DENGAN GIANT...? Ini punya Dairy Farm Internasional, Malaysia pemilik yg sama dgn Hero.

MALAM-MALAM ISENG ke CIRCLE K dari Amerika. Ambil ATM di BCA, Danamon, BII, Bank Niaga ah semuanya Sudah MILIK ASING, walaupun namanya msh Indonesia.

BANGUN RUMAH pakai SEMEN, Tiga Roda Indocement skrg milik Heidelberg Jerman (61,70%). Semen Gresik milik Cemex Meksiko, Semen Cibinong punyanya Holcim (Swiss). Masih banyak lagi kalo mau diterusin.

Cuma KORUPTOR DINEGERI INI, YANG ASLI orang INDONESIA........!!!!!!!!!!! Ayo kita dukung para KORUPTOR..... Biar KORUPTOR tidak hilang di NEGERI tercinta INDONESIA

Bus

Bus Listrik Karya Anak Bangsa Siap Diproduksi Massal
 

Bus listrik memiliki kelebihan sebab mampu menghemat biaya operasional hingga 50 persen dibandingkan bus atau mobil konvensional.

Bus listrik buatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (L
IPI) masih dalam tahap purwarupa (prototype) setelah dikembangkan beberapa waktu lamanya. Tetapi kendaraan tersebut sudah siap diproduksi secara massal.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Peralatan dan Transportasi LIPI Abdul Avid di Jakarta, Senin (01/11). Bus listrik yang diproduksi merupakan mikrobus untuk kapasitas sekitar 12 orang. Bus dilengkapi smart grid sehingga sumber listrik bisa didapatkan dari mana pun, termasuk tenaga surya.

Di dalam bus ini, listrik tersimpan dalam baterai berjenis lithium ferophosphate 320 VOC / 160 Ah. Jumlah baterai yang digunakan 100 buah. Mobil dirancang untuk bisa berjalan hingga kecepatan 100 km/jam dan bisa menempuh jarak 150 kilometer tiap diisi penuh.

Saat kapasitas baterai tinggal 20 persen, akan ada peringatan sehingga baterai tidak benar-benar habis. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian adalah empat jam. Bus listrik memiliki kelebihan sebab mampu menghemat biaya operasional hingga 50 persen dibandingkan bus atau mobil konvensional.

Usaha ini didukung oleh pihak Pemerintah yang menyatakan serius untuk mengembangkan kendaraan berbahan bakar listrik. Menko Perekonomian Hatta Rajasa bahkan ikut menjajal langsung mengendarai mobil listrik buatan Ahmadi yang sering dipakai oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, serta mobil listrik buatan LIPI.

Menurut Hatta, LIPI sudah membuat kendaraan listrik berupa bus listrik dan juga berbagai macam kendaraan city car sudah masuk katagori skala tujuh dari sembilan. "Skala sembilan sudah siap produksi yang disebut dengan tahap technology readiness. Jadi kita memang merasa yakin untuk siap masuk ke level sembilan," ucapnya.

Sementara Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta mengatakan bahwa berdasarkan road map yang telah disusun, produksi 10.000 unit kendaraan listrik akan dilakukan pada 2016. Namun, pemerintah menargetkan produksi mobil listrik dalam jumlah terbatas pada awal 2013. Rencana produksi massal juga akan dipercepat pada tahun 2014 dengan melibatkan tim dari universitas, LIPI, BPPT.
(Gloria Samantha)
satu lagi karya anak bangsa yg wajib didukung

Lagi, karya anak bangsa

Mantap! Kapal Robot UGM Dilirik TNI AL
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Robot kapal buatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dilirik oleh TNI Angkatan Laut Indonesia. Robot kapal ini menjadi juara 2 Kontes Kapal Cepat Tak Be
rawak Nasional 2012 (KKCTBN) atau Roboboat untuk kategori autonomous.

"Kita sudah mengirimkan proposal terkait kapal robot ini dan akan segera bertemu dengan TNI AL," terang jurus bicara tim robot kapal Safinah One UGM, Malik Khidir di Lembah UGM pada ujicoba robot kapal, Senin (5/11).

UGM sendiri baru pertama kali ini membuat robot kapal. Namun robot seberat 11 kilogram ini berhasil meraih juara 2 di ajang nasional tersebut. Tim Safinah One UGM sendiri beranggotakan mahasiswa Teknik Mesin dan Jurusan Elektronika dan Instrumentasi Fakultas MIPA UGM.

Ada 10 mahasiswa yang tergabung dalam tim ini. Mereka adalah Tito Garry Suryo, Ardi Wiranata, Malik Khidir, Erwhin Irmawan, Iqro Kurniawan, Singgih Adhi Susila, M Irfan Riyadi, Febry Mulia Wardhana, Afriani Soraya Sari, dan Nikite Sulistyana.

"Kendala kita adalah, UGM tidak memiliki jurusan atau prodi perkapalan, jadi kita benar-benar otodidak melalui internet," terang Malik.

Meski otodidak kata Malik, namun melalui riset selama dua bulan tim ini mampu menunjukkan prestasi nasional. Bahkan pada 2013 mendatang mereka bersiap mengikuti ajang yang sama tingkat internasional di Virginia pada Juli mendatang.

Diakui Malik, selain otodidak, kapal robot buatan tim UGM ini dibuat dari bahan-bahan bekas sehingga tidak menelan biaya banyak dalam pembuatannya. Pihaknya hanya menghabiskan dana sekitar Rp 10 juta untuk pembuatan kapal robot tersebut. "Ada beberapa bahan yang harus impor dan itu yang mahal," tegasnya.

Robot dapat dijalankan dengan dua menu yakni dengan maupun tanpa remote controle. Bahan bakar yang digunakan adalah tiga baterai litium poliner dengan tegangan 12 volt.

Menurut dia robot memiliki berat sekitar 11 kilogram itu juga dilengkapi dengan dua kamera untuk melihat kondisi sekitar. Rangka robot disusun dari fiber yang memanfaatkan sisa dari mobil Semar UGM.

"Untuk komponen utama seperti SBC, motor, dan ESC masih diimpor dari Amerika Serikat (AS) karena belum diproduksi di Indonesia. Pembuatan robot menghabiskan biaya riset sebesar Rp10 juta," katanya.

Ia mengatakan pihaknya saat ini sedang menjajaki kerja sama dengan TNI AL untuk mengembangkan robot kapal tanpa awak yang dapat digunakan untuk mengawasi wilayah perairan Indonesia.

"Robot tersebut akan dimodifikasi dengan melakukan sejumlah penambahan komponen seperti teropong, radar, dan menggunakan bahan bakar yang diharapkan bisa menjangkau hingga 30 kilometer," katanya.

Menurut dia, robot kapal tanpa awak itu meraih juara II dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2012 yang diselenggarakan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Pantai Kartini Jepara, Jawa Tengah, 30 Oktober 2012.

"Kontes tersebut mempertandingkan dua kategori yakni autonomous dan remote controle. Tim UGM berhasil menang dalam kategori autonomous," katanya.

Tim pengembang robot itu merupakan kolaborasi antara mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Jurusan Elektronika dan Instrumentasi Fakultas MIPA yakni Tito Garry Surya, Ardi Wiranata, Malik Khidir, Erwhin Irmawan, Iqro Kurniawan, Singgih Adhi Susila, Ardi Wiranata, M Irfan Riyadi, dan Febry Mulia Wardhana. (ant/gor)

Jumat, 02 November 2012

Kedatangan Alutsista TNI

Prediksi Kedatangan Alutsista TNI sampai dengan Tahun 2014

___________________________________________________

*Suka, Baca,Tanggapi*

10 Pesawat angkut Hercules type H
16 Pesawat tempur coin Super Tucano ( 4 sudah datang)
16 Pesawat latih Grob G120TP
6 Pesawat latih KT1 Wong Bee
16 Jet tempur T50 Golden Eagle

16 Jet tempur F5E
6 Jet tempur Sukhoi SU30 bersama paket rudal
1 Simulator Sukhoi
24 Jet tempur F16 Blok 52 upgrade batch 1
6 Jet tempur F16 untuk suku cadang
14 Jet tempur F16 Blok 52 upgrade batch 2
10 Pesawat angkut CN295
26 Heli angkut bell 412 EP ( 6 sudah diserahkan)
6 Heli combat EC 725 Cougar
8 Heli serang Apache
5 Heli serbu Mi35 (tambahan)
6 Heli angkut Mi17 (tambahan)
11 Heli anti kapal selam
4 Pesawat patroli CN235 MPA
8 UAV
100 MBT Leopard
100 Panser Anoa Batch 3
300 Rantis 2,5 ton 4x4
400 Truck Angkut Pasukan
900 Roket R-Han
34 Tank Amfibi BMP3F
20 Panser Amfibi BTR80A
18 MLRS Astross II
10 MLRS RM Grad
60 Armed 155mm Caesar
80 Rudal Arhanud jarak pendek
60 Rudal C705
16 Rudal Yakhont
12 Rudal Exocet blok 3
18 Rudal Maverick
36 Rudal AMRAAM
3 Kapal Light Fregat Nachoda Ragam Class
4 Kapal Cepat Rudal Trimaran ( 1 sudah diluncurkan)
6 Kapal Cepat Rudal KCR40 ( 2 sudah diserahkan)
6 Kapal Cepat Rudal KCR60
4 Kapal Landing Ship Tank (LST)
2 Kapal Bantu Cair Minyak (BCM)
1 Kapal Bantu Oceanografi
1 Kapal Latih Layar pengganti Dewaruci
3 Kapal selam jenis Changbogo (datang mulai tahun 2015)
1 Kapal Perusak Kawal Rudal PKR10514 (selesai tahun 2017)

Gelar Bapak SBY dari Buckingham

Bapak Presiden SBY Dapat Gelar Ksatria Dari Kerajaan Inggris
___________________________________________________


*Suka, Baca, Tanggapi*


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambangi Inggris untuk memenuhi undangan Ratu Elizabeth II pekan ini. Kemarin, Ratu Inggris tersebut menganugerahi gelar ksatria kepada SBY di Istana Buckingham.

Gelar kehormatan Honorary Knights Grand Cross of the Order of the Bath disematkan langsung oleh Ratu Inggris di istananya. Gelar ini diberikan karena SBY dinilai mampu mentransformasikan demokrasi Indonesia menjadi lebih kokoh dan meningkatkan perekonomian negara.

Pemimpin asing yang telah menerima penghargaan tersebut antara lain Presiden AS Ronald Reagen, Presiden Perancis Jaques Chirac dan Presiden Turki Abdullah Gul.

Menurut stasiun berita BBC, Yudhoyono merupakan pemimpin pertama yang diundang secara resmi oleh Ratu Elizabeth ke Istana Buckingham dalam rangka perayaan 60 tahun bertahta (Diamond Jubilee). Ini merupakan rangkaian kunjungan kenegaraan SBY ke Inggris selama tiga hari.

Para anggota keluarga kerajaan dan pejabat tinggi Inggris turut menyambut tibanya SBY dan istri di Istana Buckingham dengan kereta kuda. Termasuk di antaranya adalah Pangeran Charles dan Perdana Menteri David Cameron.

Selama kunjungan ke Inggris, SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono diberi kehormatan menginap di Istana Buckhingham, yang merupakan kediaman resmi Monarki Inggris.

Pengakuan Dunia atas Indonesia

Jangan Sia-siakan Pengakuan Dunia atas Kemajuan Indonesia

New York, Amerika Serikat: Pengakuan dan penghargaan dunia terhadap Indonesia dirasakan makin tinggi. “Mereka memberikan pengakuan dan penghargaan ini bukan mengada-ada, mereka lebih obyektif, tidak mempunyai kepentingan politik apapun untuk dalam negeri kita, sehingga apresiasi dan pengakuan itu diberikan atas sejumlah kemajuan yang kita c
apai dan keberhasilan dari kita semua,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan persnya di Hotel Millenium, Un Plaza, Jumat (28/9) pagi waktu setempat.

“Kita juga merasakan adanya kepercayaan dari banyak negara terhadap Indonesia. Barangkali suasana seperti ini di tanah air belum tentu kita rasakan, tapi saudara semua yang menjadi bagian dari delegasi, termasuk rekan-rekan wartawan merasakannya. Oleh karena itu, marilah kita sungguh bersyukur atas itu semua,” seru Kepala Negara.

Yang penting, lanjut SBY, marilah tidak kita sia-siakan momentum baik seperti ini. “Justru pengakuan dari dunia atas kemajuan kita ini kita jadikan cambuk untuk bekerja lebih giat lagi membangun di segala bidang, karena masih banyak pekerjaan rumah dan masih banyak masalah dalam negeri yang harus kita atasi, selesaikan, dan perbaiki,” SBY menegaskan.

“Tentu kita tidak boleh berpuas diri karena tugas masih banyak di tahun-tahun mendatang yang harus kita jalankan bersama-sama. Tapi satu hal saudara-saudara, dengan hasil dan kemajuan yang kita capai hingga saat ini, dan dengan kepercayaan dunia, dengan kesediaan negara-negara sahabat dan lembaga internasional untuk bekerja dengan Indonesia, insya Allah kita akan bisa meningkatkan lagi prestasi, hasil, dan capaian yang hendak kita tuju,” kata SBY

Rabu, 31 Oktober 2012

Did You Know ?

ASAL USUL NAMA 
INDONESIA

Nama Indonesia pertama kali muncul di dunia pada tulisan James Richardson Logan halaman 254. Sedangkan Logan sendiri adalah orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Dan uniknya, saat Logan mengusulkan nama Indonesia, Logan tidak menyadari dan tidak menduga jika nama tersebut akan menjadi nama suatu bangsa dan negara.
Dan berikut ini tulisan L

ogan pada tahun 1819 - 1869 tesebut: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago.

Dari situlah James Richardson Logan secara konsisten menggunakan nama Indonesia dalam karya ilmiahnya, dan dengan seiring perjalanannya waktu pemakaian nama Indonesia menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Inilah yang menjadi titik awal mula nama Indonesia di dunia.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian ( 1826 - 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah Indonesia di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah Indonesia itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch - Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah Indonesia itu dari tulisan - tulisan Logan.

Putra ibu pertiwi yang mula - mula menggunakan istilah Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers - bureau.
Pada dasawarsa 1920 - an, nama Indonesia yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama Indonesia akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, Negara Indonesia Merdeka yang akan datang ( de toekomstige vrije Indonesische staat ) mustahil disebut -Hindia Belanda-. Juga tidak -Hindia- saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik ( een politiek doel ), karena melambangkan dan mencita - citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia ( Indonesier ) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.

Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia ( PKI ). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij ( Natipij ). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula - mula menggunakan nama Indonesia. Akhirnya nama Indonesia dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda - Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad ( Dewan Rakyat, DPR zaman Belanda ), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama Indonesia diresmikan sebagai pengganti nama Nederlandsch - Indie. Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah - mentah.

Maka kehendak Allah pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama Hindia Belanda untuk selama - lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, lahirlah Republik Indonesia

Roket dan Satelit Buatan Indonesia Siap Mengangkasa


Opini-roket Apabila pada tahun 2014 mendatang, roket buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berhasil meluncur ke ruang angkasa dan mengangkut satelit buatan Indonesia
pula, akan menjadi prestasi yang membanggakan.

Pada 6 oktober 2012, dunia dikejutkan dengan rencana Korea Utara meluncurkan roket tiga-tingkat pengangkut satelit cuaca ke ruang angkasa. Amerika Serikat langsung wanti-wanti kepada Indonesia dan Filipina tentang kemungkinan kegagalan operasi peluncuran dan mengakibatkan sampah roket serta satelitnya bertaburan di atas wilayah negara negara yang berada di sekitar katulistiwa tadi.

Negara-negara ASEAN khawatir pula atas rencana peluncuran roket Korea Utara tadi, yang ditengarai akan dipakai juga untuk uji coba peluru kendali (rudal) balistik. “Ada rasa cemas yang nyata atas perkembangan di Semenanjung Korea,” kata Sekjen ASEAN, Surin Pitsuwan,seusai pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, 14 oktober 2012.

Memang, ada dua jenis teknologi yang perkembangannya selalu dipantau dengan serius oleh masyarakat intelijen dunia, yaitu teknologi roket dan teknologi nuklir. Betapa kita melihat perkembangan teknologi nuklir di Iran, Irak, Cina, India, dan Korea Utara, yang membikin pusing lawan-lawan mereka. Teknologi peroketan yang berkembang di negara-negara tadi jelas bikin nyali ciut, mengingat roket dapat dipakai untuk mengangkut bom nuklir antarbenua, seperti Inter Continental Ballistic Missiles (ICBM) maupun peluru kendali Polaris yang diluncurkan dari kapal selam nuklir.
Perintis Teknologi Peroketan
Indonesia termasuk salah satu negara yang paling awal merintis teknologi nuklir dan teknologi peroketan. Ilmuwan-ilmuwan Indonesia mulai belajar teknologi nuklir di Amerika Serikat dan Rusia pada tahun 1960-an. Sedang pada tahun 1964, Reaktor Atom Bandung, sebagai reaktor nuklir ilmiah pertama di Indonesia mulai beroperasi.

Dalam dunia peroketan, Indonesia berhasil meluncurkan roket pertama buatan ilmuwan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), diberi nama KARTIKA-1, pada tahun 1962 dari Stasiun Peluncuran Roket Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Pada 27 November 1963, Lapan dibentuk dan Proyek Roket Ilmiah dan Militer Awal (PRIMA) dimulai.

Memang, lebih dari tiga dekade, sejak 1965, perkembangan teknologi peroketan di Tanah Air nampak stagnan. Di saat mitra-mitra Indonesia, seperti Jepang, Cina, India, bahkan Iran, Irak dan Korea Utara semakin pesat mengembangkan teknologi peroketannya, maka Indonesia masih saja pada tahapan berupaya untuk mempertahankan kemampuan yang ada melalui pengembangan kapasitas. Kegiatan riset dan pengembangan teknologi peroketan terus digiatkan walaupun dengan sarana, prasarana dan anggaran yang terbatas.

Mobil Buatan Anak Bangsa

Mobil Listrik Futuristik Buatan Anak Bangsa

MI/Chadie


Memperkuat eksistensinya sebagai pemasok lampu otomotif unggulan, Autovision kembali memberi dukungan dalam pembangunan mobil konsep bertenaga listrik kreasi anak bangsa yang dinamai SV-
1. Kendaraan sport listrik ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di dukung Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.

Lewat tangan dingin Andre Mulyadi dari Signal Kustom Bandung, kendaraan ini di re-engineering menjadi kendaraan single seateryang menyodorkan aura futuristis dan hi-tech dengan sosok yang mengingatkan kita pada kendaraan dalam film-film fiksi ilmiah.

Mobil milik Franklin dari Club Connection ini sejatinya adalah Nissan Cefiro yang dimodifikasi sedemikian rupa hingga sama sekali tidak meninggalkan jejak 'ke-Cefiro-annya'. Bisa dibilang, hanya gearbox saja yang masih setia menggunakan perangkat milik Cefiro.

Mesin bensin asli pun dilengserkan dari tahtanya. Sebagai gantinya, kendaraan konsep ini dijejali 45 unit baterai lithium iron phosphate (LiFePo4) yang dirangkai seri sehingga mampu menyuplai tegangan hingga 144 Volt dengan kapasitas 160 Ah.

Baterai ini dimanfaatkan untuk memasok daya bagi motor listrik DC bertegangan 114 Volt yang mampu berputar hingga 6.500 rpm dengan output sebesar 100 hp dan berkekuatan puntir maksimal hingga 146,43 Nm.

Untuk menyiasati tenaga kendaraan yang tidak terlalu besar untuk ukuran mobil sport konvensional, kendaraan dibuat seringan mungkin tanpa harus mengorbankan kekuatan strukturnya lewat penggunaan pipa tubular dan plat logam yang dikombinasi serat karbon. Alhasi bobotnya pun berkisar 650 - 700 kg.

Sebagai mobil berstatus konsep, SV-1 dibekali velek custom Corr Wheels terbuat dari aluminium forged(aluminium tempa) yang sengaja dipesan langsung dari Amerika. Velek bagian depan memiliki lebar 12 inci dengan ban berdimensi 275/40 R20, sementara bagian belakangnya menggunakan velek selebar 15 inci yang dibalut ban berdimensi 315/35 R20.

Andre Mulyadi mengatakan bahwa timnya mengalami kesulitan untuk mengetahui performa SV-1 mengunakan perangkat dynotest. "Peralatan dynotest yang ada belum bisa mengukur performa kendaraan listrik. Alat tersebut hanya bisa mengukur mesin-mesin konvensional dengan pilihan kalibrasi untuk mesin 4 silinder, inline six, V8, V12 konvensional, tetapi tidak ada pilihan untuk mengukur kendaraan listrik." ungkap Andre.

"Yang bisa diukur hanya kecepatan maksimalnya yang waktu itu bisa mencapai antara 130 hingga 150 km/jam, sedangkan tenaganya tidak bisa terhitung secara benar dan cuma terbaca 12 hp akibat tidak adanya pilihan kalibrasi untuk mesin non konvensional," lanjutnya.

Untuk daya jelajah, Andre mengklaim mobil kreasi timnya ini mampu berjalan sejauh 80 km, sementara untuk mengisi kembali baterainya hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Mengimbangi tampilannya yang futuristis, SV-1 dibekali sistem pencahayaan dari Autovision antara lain model bi-xenon projector lens light untuk lampu utama plus angel eyes berupa cahaya merah yang melingkar di tepi lensa sehingga meningkatkan kesan futuristisnya.

Di bagian belakang, dipasang lampu Autovision jenis DRL (daytime running light). "Aslinya DRL ini berwarna putih. Kami beri sapuan cat candy tone berwarna merah agar bisa difungsikan sebagai lampu kombinasi belakang," tutur Fachrizal Azhar, Manager Marketing CV Sampurna Part Niaga selaku pemasok Autovision di Indonesia.

Untuk meningkatkan aura masa depan, bagian interiornya menggunakan sistem pencahayaan Autovision Microzen LED Flextrip 27 yang disambung menjadi satu. Selain itu, lampu jenis ini juga diinstalasikan untuk menunjang sektor detil bodi kendaraan.

Melengkapi kecanggihan tampilannya, urusan perangkat elektronik dipercayakan pada produk Alpine. Dan karena mobil konsep ini tidak dilengkapi atap, piranti yang digunakan pun dipilih yang kedap air yaitu Alpine Marine Edition sehingga tetap aman meskipun di bawah siraman air hujan.

Boyke selaku Brand Manager Alpine Indonesia memaparkan bahwa sistem audio dan navigasi kendaraan yang instalasinya digarap oleh instalatur Audiopro di Bandung ini menganut aliran yang menggabungkan antara SPL dan SQ yaitu SQL.

"Aliran SQL ini memiliki kekuatan suara yang kuat namun dengan kualitas yang tetap terjaga, tidak seperti aliran SPL yang hanya asal kencang," ujar Boyke. Untuk keperluan itu, Audiopro menggunakan speaker jeniscoaxial 7 inci sebanyak 4 unit yang dikendalikan oleh 1 buah power amplifier Alpine berkekuatan 4 x 100 watt (RMS).

Untuk urusan nada rendahnya, diserahkan kepada 4 buah Subwoofer berukuran 10 inci yang di-drive oleh dua unit power amplifier monoblock yang masing-masing berkekuatan 1 x 600 watt, sehingga total daya yang dihasilkan menjadi 1.200 watt (RMS).

Empat buah monitor dan empat buah kamera juga terpancang yang sengaja difungsikan sebagai display pengontrol audio, pengganti kaca spion serta navigasi satelit. Head Unit-nya sendiri menggunakan Alpine Digital Media Station IXA-W407BT yang sama sekali tidak memiliki perangkat mekanis di dalamnya.

Itu artinya, Head Unit berfitur GPS Touchscreen dan Bluetooth ini hanya memainkan sumber-sumber digital dalam format MP3/AAC/WMA seperti pada iPod, iTouch 2nd gen, iPhone 3G/3GS dan sumber-sumber digital via USB port.
lagi2 karya anak bangsa yg wajib didukung (NO HOAX)